Explore Zona Dewasa

Cerita Sex Arthur - Sweet Reunion 2

Iklans.comJam 7 pagi, saya sudah tiba di rumah Lily. Kita ke Bandung naik mobil Land Cruiser saya dan ingin pergi pagi karena takut macet di jalan. Setelah pamit dengan orang tua Lily, kami langsung berangkat menuju jalan tol Cikampek. Ngobrol dengan Lily serasa tidak ada habis-habisnya. Berbagai macam cerita lucu ditempat kerja atau selama masih di Amerika kami bagi bersama. Sambil bercerita, tangan Lily mengelus-elus kontolku. Karena tak tahan dielus-elus, saya membuka risleting celana lalu Lily mengeluarkan kontolku. Lily langsung mengulum kontolku sembari saya menyetir mobil.


Saya terpaksa mengurangi kecepatan mobil karena takut mengalami kecelakaan. Bayangkan menyupiri mobil dengan kecepatan 90 km/jam sambil kontol anda dihisap tentu membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi. Salah sedikit akan celaka. Sambil menikmati kontol dihisap, saya membelai kepala Lily. Selang beberapa menit kemudian, peju saya muncrat didalam mulut Lily. Lily menelan semua peju dan menjilat kontol saya sampai bersih. Selesai dihisap kontol, saya langsung kembali memacu mobil dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai di Bandung. Jam 9 pagi kami tiba di Bandung dan langsung check in di Hotel Hyatt di belakang Bandung Indah Plaza. Sengaja pilih hotel ini karena dekat kemana-mana.

Begitu masuk ke kamar, tanpa basa-basi, saya langsung mendorong Lily ke tempat tidur dan rok mininya saya buka beserta celana dalamnya, dengan penuh nafsu vagina Lily saya jilat. Lily mengerang dengan penuh nikmat setiap kali lidah saya menjilat klitorisnya. Lily membuka kaos dan BHnya kemudian ia meremas-remas payudaranya sendiri. Puas menjilat vaginanya, saya langsung membuka celana dan baju saya sehingga kita berdua telanjang bulat lalu saya masukkan kontolku ke vagina Lily dalam posisi missionary.

Tubuh kita yang saling berkeringat bergoyang dalam satu irama. Saya memegang kedua belah paha Lily yang terjuntai di pundak saya. Lily menikmati kontol saya sambil memejamkan matanya. Tak henti-hentinya mulunya mengeluarkan suara “oohh” dan “ahh” dengan memekik. Sembari menggenjot kontolku dalam vaginanya, tangan kanan saya meremas-remas payudara Lily yang berukuran 36 C. Kulit Lily yang putih bersih membuat tubuh Lily terlihat sangat indah dan sensual. Beberapa lama kemudian, saya ejakulasi dalam vagina Lily. Lily memekik dengan keras sambil mencengkeram pundak saya dengan keras. Wajah Lily terlihat menikmati orgasme yang baru saja dialami. Setelah bersetubuh, kami lalu tidur tanpa mengenakan sehelai benang.

Seharian kami habiskan waktu di outlet di sepanjang jalan Martadinata. Lily sibuk mencari pakaian-pakaian hangat yang ia perlukan selama di Amerika. Walaupun hanya pergi 3 minggu, tetapi dasar wanita kebutuhannya terlihat banyak sekali. Jam 19:00, kami pergi ke The Valley di daerah Dago untuk makan malam. Pemandangan dari restaurant The Valley sangat romantis.

Selesai makan malam, kami tiba di hotel jam 22:00. Malam itu kami tidak bersetubuh tapi hanya nonton tv tanpa mengenakan baju. Sambil nonton TV, saya memijit punggung Lily yang mulus dan putih.

Minggu, 12 September 2004

Pagi hari kami terbangun jam 7 pagi. Saya terbangun karena merasakan ada rasa geli di daerah selangkangan saya. Begitu terbangun, ternyata saya melihat Lily sedang menghisap kontol saya. Saya mengelus punggung dan pantatnya lalu mengelus vaginanya. Setelah menghisap kontol saya, saya meminta Lily nungging di tempat tidur lalu saya berlutut di belakang Lily. Saya membuka belahan pantat Lily kemudian saya mulai menjilat anus dan vaginanya. Lily mendesah-desah dengan penuh nikmat. Anus dan vagina Lily basah oleh jilatan lidah saya. Kemudian saya arahkan kontolku ke anus Lily. Lily sedikit mengerang kesakitan saat kontol saya memasukin anusnya. Pelan-pelan saya masukkan kontolku sehingga masuk seluruhnya kemudian kembali pelan-pelan saya tarik keluar. Begitu seterusnya sampai Lily terbiasa. Kontol saya terasa seperti diremas-remas dalam anus Lily.

Lily mulai menggoyangkan pantatnya maju mundur. Saya memegang pinggulnya lalu mengikuti irama goyangan Lily. Kelihatannya Lily tidak begitu menikmati posisi ini tetapi ia tetap membiarkan saya menyetubuhi anusnya. Saya menggenjot anusnya secara perlahan-lahan karena tidak mau membuat Lily kesakitan. 6-7 menit saya menggenjot anusnya sampai ejakulasi dan peju saya mengisi anus Lily. Dengan nafas terengah-engah, Lily tengkurap di tempat tidur kemudian ia bangkit berdiri lalu ke kamar mandi untuk bilas diri.

Selesai sarapan, kami ke Rumah Mode di Jalan Setiabudi lalu makan siang di restaurant Tomodachi di Pasir Kaliki. Karena tadi pagi saya men-sodomi Lily, ia terpaksa jalannya agak pelan dan sedikit ngangkang. Saya agak kasihan melihatnya. Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita Sex Arthur - Sweet Reunion 2"

Posting Komentar